Kelebihan dan Kekurangan IC Regulator Mobil Dari yang Konvensional

Regulator Mobil ialah salah satu komponen dari sistem kelistrikan dalam mobil. Regulator berfungsi untuk menyesuaikan arus tegangan listrik pada alternator dengan aki. Apabila regulator tidak berfungsi dengan baik, maka bisa berakibat pada kerusakan aki hingga mesin mobil yang tidak mau dijalankan.


Komponen dari regulator  ada 3, yaitu : pembatas arus, voltage regulator, dan cut out relay. Sedangkan untuk jenis regulator terbagi menjadi dua, yaitu regulator konvensional dan IC regulator. Kedua jenis regulator tersebut memiliki perbedaan dalam proses pengaturan tegangan yang dihasilkan alternator.

Regulator konvensional masih menggunakan kontak point pada sistem pengisian. Sedangkan IC regulator, dalam mengatur tegangan alternator sudah menggunakan transistor.

Kelebihan IC Regulator Mobil
Saat ini, kebanyakan mobil telah menggunakan IC regulator dalam komponen mesinnya. Ada beberapa kelebihan dari IC regulator, yaitu sebagai berikut.

1. Ukuran IC regulator mobil lebih kecil, sehingga dapat menjadi satu dengan alternator. Hal ini tentunya dapat menghemat tempat.
2. Sistem pengisian lebih sederhana dibandingkan dengan jenis konvensional. Meskipun begitu, arus dan tegangan yang dihasilkan IC regulator juga besar.
3. Hasil pengaturan pada IC regulator menghasilkan tegangan yang lebih stabil.
4. Tidak menggunakan kontak point seperti regulator konvensional sehingga tidak memerlukan penyetelan.
5. Proses pendinginan pada IC regulator lebih optimal dengan banyaknya lubang radiasi dan letak kipas.

Kekurangan IC Regulator Mobil
Walaupun memiliki banyak kelebihan, sama seperti komponen mesin lainnya, masih terdapat keterbatasan pada IC regulator. Kelemahan IC regulator terletak pada saat terjadi kerusakan. Karena ukurannya yang kecil dan berada di dalam alternator, perlu pembongkaran pada Saat IC regulator dicurigai bermasalah.

IC regulator yang rusak juga tidak dapat diperbaiki, melainkan harus diganti dengan yang baru. Apalagi jika tidak ingin repot dalam memasang, maka harus membeli alternator baru yang seluruh isi komponennya masih baru, terutama IC regulatornya. Sehingga bisa disimpulkan bahwa kerusakan pada IC regulator akan menimbulkan kerugian yang lebih besar.

Ada baiknya alternator pada mobil diperiksa secara berkala untuk memastikan kondisi IC regulator. Karena letaknya berada di dalam dan ukurannya kecil, mintalah bantuan pada ahli mekanik saat memeriksa IC regulator mobil.